Leave Me Alone, Telemarketers

Kelakuan staff outsourcenya Danamon, kemarin dan hari ini telp dengan nomor yg sama +62 21 290759999.
“Pagi ibu……, perkenalkan saya …. dari Bank Danamon ingin mengucapkan selamat karena ibu mendapatkan bonus penawaran berupa kartu yang….(penjelasan bertele-tele dan sengaja dibuat rumit dgn kata-kata “apabila”, “jika” sebagai syarat).
Saya: “Oh saya ngga tertar…” Tut tut tut. Telepon ditutup begitu saja dengan kasar.

Hari ini orangnya telepon lagi:
“Pagi ibu……, perkenalkan saya …. dari Bank Danamon…”
“Saya sudah ditawari berkali-kali, tiap hari dan tidak tertarik.”
“Ditawari apa, ibu?”
“Apapun itu, kartu kredit, KTA, asuransi, saya ngga butuh..”
“Saya bukan ingin menawarkan tp ibu dapat bonus berupa…”
“Ya sama saja, itu kartu kredit kan..”
“Kenapa ibu seperti ini sih”
“Lah, Anda kmrn telepon lalu nutup dengan kasar, sekarang nanya kenapa saya seperti ini, kan kurang ajar…” TUT TUT TUT.
Telp ditutup lagi dengan kasar.

Fitur yg saya suka dari #iPhone adalah “block this caller” (di kebanyakan Android phones ngga ada). Jadi saya akan block nomor td.

Ya, saya memang nabung di Danamon. Kmrn mantan sales staf/ relationship manager dari Danamon nelp buat bilang met thn baru & kalau dia pindah ke perusahaan sekuritas lokal.
“Tapi saya kan bawa semua database waktu di Danamon, jadi saya ingin menawarkan jg produk reksa dana ….. ke ibu.”

Watch out Danamon, this is strike 2.5. One more call & I will close my (passive) account. #January

View on Path

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s